Powered by Blogger.

Saturday, September 28, 2013

Home » » SEKILAS TENTANG OUTWARD BOUND

SEKILAS TENTANG OUTWARD BOUND

Sejarah
Outward Bound / Out Bound berasal dari kata out of bounderies, yang merupakan istilah kelautan merujuk pada posisi kapal berada di laut bebas atau di luar wilayah labuh. Out of bounderies secara harafiah berarti di  luar batas-batas. Gabungan kata-kata ini dilakukan oleh Kurt Hahn, seorang pelaut sekaligus pendidik berdarah Jerman tetapi lebih dikenal sebagai penggiat dunia pendidikan Inggris. Kurt Hahn adalah sekretaris pribadi Pangeran Max Von Baden dari kekaisaran terakhir Kanselir Jerman. Setelah berseberangan dengan Hitler pada tahun 1933, Hahn pindah ke Skotlandia dan mendirikan sebuah sekolah Outbound/ Outward Bound pertaman bernama Gordonstaun School.

Pada tahun tahun 1941, Kurt Hahn mulai secara aktif menerapkan pola kegiatan outward bound dalam mempersiapakan pelaut-pelaut muda Inggris untuk melakukan pelayaran Perang Dunia II. Pola yang sama dilakukan oleh Angkatan Laut sekutu pada PD II untuk meningkatkan sinergi tim serta leadership dalam pasukan gabungan.
Setelah PD II, pola Outward Bound makin dikenal luas dan bukan saja di kalangan Militer, tetapi juga kepada kalangan sipil. Sekolah-sekolah yang secara khusus didirikan untuk pengembangan potensi dasar manusia menyebar ke seluruh dunia. Di Indonesia sendiri pelatihan dan pendidikan dengan pola 

Outward Bound untuk kalangan non militer secara resmi dimulai pada tahun 1990 ditandai dengan didirikannya lembaga Outward Bound Indonesia yang berinduk langsung ke Outward Bound Internasional di Inggris. Sampai saat ini, outward Bound telah berkembang pesat di seluruh dunia termasuk salah satunya diIndonesia.

Filosofi
There Is More In You Than You Think (Anda lebih dari yang sekedar anda pikirkan), merupakan ungkapan yang menjadi moto Kurt Hahn dalam mengembangakan pola pendidikan dan pelatihan Outward Bound. Hahn selalu yakin bahwa apa adanya kita saat ini adalah perwujudan dari apa yang kita pikirkan tentang diri kita dan bukan kita yang sebenarnya. Manusia telah mengasumsikan dirinya sendiri dengan ciri dan potensi tertentu baik positif maupun negatif, dan hal itu membuat manusia tetap menjadi sebatas yang mereka pikirkan. Sebuah kelompok organisasi atau perusahaan sering kali merantai para staf dan anggota di dalamnya karena struktur yang mereka buat. Sementara itu struktur itu bukan lagi dibangun atas garis-garis tetapi atas kotak-kotak. Setiap komponen hanya melakukan apa yang oleh struktur minta untuk mereka lakukan tetapi tidak berjuang melakukan apa yang sanggup mereka lakukan. Orang kesulitan meretas batas-batas diri karena tidak melibatkan keseluruhan jiwa, rasa dan strategi dalam melakukan sesuatu. Sementara itu kesenjangan structural terus terjadi seiring merosotnya jiwa kepemimpinan sejati (leadership) di mana pemimpin menjadikan setiap komponen potensi di dalamnya merasa berarti. Kutr Hahn bercita-cita agar di seluruh dunia, siapapun dan dalam keadaan apapun dengan profesi apapun, menyadari bahwa kita tidak memiliki batas. Orang harus meretas batas diri (personal block) agar memungkinkan diri berkembang, bersinergi dengan orang lain dan alam, memiliki cara pandang utuh dan terbuka, peduli, dan selalu berpikir bahwa saya lebih dari sekedar ini!

Filosofi-filosofi dan dasar pemikiran Kahn yang mendorong para penggiat serta pemerhati pendidikan dan pelatihan Outward Bound terus melakukan berbagai riset dan pengembangan agar pola ini mampu menembus berbagai batas sehingga cita-cita Kurt Hahn mendirikan Outward Bound bisa membantu dunia menjadi lebih baik dapat terwujud.

Proses Transfer Pengetahuan dalam Outward Bound
Outward Bound mengandalkan dua kekuatan besar dalam membantu peserta pelatihan untuk mencapai tujuan.
  1. Pengalaman:
Lahir dari simulasi-simulasi berupa permainan yang telah dirancang secara spesifik untuk tujuan pengembangan personal dan pengembangan tim/kelompok.
  1. Alam:
Alam memiliki semua potensi yang dibutuhkan untuk melatih manusia bagaiman bertahan, mengembangkan diri, mengenal diri sendiri, mengatasi masalah dan menjalin sinergi dengan orang lain dan alam di sekitarnya, dan alam dengan caranya sanggup membuat orang yang begitu terasing menjadi dekat dengan Sang Pencipta.
Perpaduan dua kekuatan di atas membuat Outward Bound dalam sejarah dan perkembangannya menjadi idola di seluruh dunia dalam melakukan pendidikan serta pelatihan pengembangan diri dan tim mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, militer, korporasi, instansi pemerintahan, lembaga dan organisasi.

sumber : http://pbsoutbound.wordpress.com/2013/02/08/sekilas-tentang-outward-bound/comment-page-1/#comment-9
Share this games :

0 comments:

Post a Comment